Semua orang, termasuk anak-anak, tahu apa itu menabung dan apa manfaatnya untuk memiliki kebebasan financial di usia pensiun. Tetapi nyatanya hampir setiap orang, termasuk orang tua, harus didisiplin untuk belajar mempraktekkan hal menabung ini.
Menabung adalah sebuah kebiasaan. Terbukti seseorang akan mampu menabung apabila sudah terbiasa menabung sejak muda atau masih kecil. Oleh karena itu ajarlah anak-anak Anda untuk membiasakan diri menabung sejak dini.
Sekurangnya ada 4 hal yang perlu diajarkan, yaitu:
- Ajarkan prinsip menabung kepada anak Anda sedini mungkin
Masa depan anak-anak Anda akan sangat ditentukan oleh kebiasaannya (habit) yang mengkristal menjadi karakter. Sedangkan kebiasaan itu terbentuk dan terbangun dari apa yang dilakukan secara berulang-ulang. Tindakan yang berulang-ulang itu hanya bisa dilakukan apabila ke dalam pikirannya ditanamkan mengenai prinsip dan pentingnya menabung. Beri contoh bagaimana petani padi tidak boleh mengonsumsi semua hasil panennya. Harus ada sebagian yang disimpan untuk ditanamkan kembali supaya ada kelangsungan kehidupan. Pengajaran ini harus diberikan secara berulang-ulang. Tentunya dengan contoh-contoh praktis lainnya. Misalnya, kalau besar nanti mereka akan mandiri, dimana mereka harus bekerja atau berusaha sendiri. Untuk itu mereka akan mendapat upah atau imbal jasa dari usahanya. Mereka tidak boleh menghabiskan apa yang mereka hasilkan, dan harus menyisihkan sebagian untuk berbagai program pribadi atau keluarga, termasuk untuk menghadapi masa-masa yang tidak menentu di depan. - Ajak anak-anak Anda menikmati akumulasi tabungan yang membesar
Selain pengetahuan untuk menabung ditanamkan ke dalam pikiran si anak, perasaan atau emosinya perlu ikut dilibatkan untuk bisa menikmati manfaat tabungan itu. Misalnya ketika tabungan itu terus bertumbuh, baik karena terus diakumulasi tanpa diambil, atau karena mendapat imbal jasa dalam bentuk bunga atau bagi hasil. Hanya memang bunga simpanan di bank sekarang relatif sangat kecil. Anda bisa juga membuatkan tabungannya di Tabungan Berjenjang dan membantu membangun income yang besar di sana untuk masa depan anak Anda. Klik link itu dan pelajari cara kerjanya.Selain itu ajarkan untuk mengurangi jajan, dan menyisihkan uang sakunya untuk juga ditabung. - Beri uang saku yang dikaitkan dengan prestasi
Yang dimaksud dengan prestasi disini bukan hanya prestasi belajar di sekolah, tetapi juga dalam mengerjakan beberapa tugas di rumah, seperti menyapu lantai, mencuci piring setelah sekeluarga makan malam, memotong rumput, dan lainnya. Diluar uang jajan harian (yang jumlahnya harus dibatasi tentunya), beri anak Anda uang saku yang khusus untuk disimpan atau ditabung untuk tujuan tertentu seperti membeli buku, atau liburan ke Bali, dll.Untuk keperluan anak yang biayanya besar, latih anak Anda untuk membuat proposal sederhana yang memuat antara lain:
- untuk apa uang itu akan digunakan (misalnya untuk membiayai kursus atau membeli sesuatu),
- apa ruginya apabila kursus atau sesuatu itu tidak dipenuhi / dimiliki,
- apa manfaat dari mengikuti kursus atau memiliki sesuatu itu,
- apakah ada dampak sosial dari mengikuti kursus /memiliki sesuatu itu, karena selalu ada hubungannya dengan orang lain.
- Ajarkan Anak untuk terbiasa meneliti belanja sehari-hari
Ajak anak Anda untuk membuat daftar belanja. Pertama-tama teliti daftar belanja yang lalu. Minta anak Anda yang sudah terbiasa untuk membuat proposal dengan 4 pertanyaan di atas untuk menentukan pos-pos mana yang bisa dihilangkan atau menunggu musim diskon. Kaitkan pengurangan belanja ini dengan akan adanya uang lebih yang dapat ditabung.Ajak juga anak Anda untuk membandingkan harga produk dari beberapa brosur penawaran bahan pokok sehari-hari yang ditawarkan oleh beberapa swalayan atau hyper-mart. Ajak juga mereka untuk meneliti dan membandingkan kandungan dari produk-produk tersebut. Lalu putuskan bersama mereka apa yang akan dibeli.
Jadi, doronglah anak-anak Anda untuk menabung. Dengan adanya program TabunganKu dari Pemerintah, Anda bisa membukakan rekening tabungan mikro tanpa biaya administrasi untuk anak Anda di bank-bank yang ditunjuk untuk itu. Gunakan program TabunganKu ini sebagai pengganti celengan di rumah. Hanya saja bunga di TabunganKu sangat kecil.
Sebagai kemplementer (pelengkap), Anda bisa membeli Deposito Berjenjang di Koperasi yang saya bangun sejak 2005, dimana deposito ini bisa memberikan suku bunga yang jauh lebih besar dibanding TabunganKu, bahkan dengan bunga deposito bank yang tertinggi sekalipun, dengan syarat pembelian deposito berikutnya dijadikan “anak” dan “cucu” atau “cicit” dari deposito pertama. Termasuk deposito dari orang lain yang bisa Anda referensikan untuk ikut bergabung di Deposito Berjenjang. Bahkan, income yang mungkin anak Anda peroleh bisa menjadi jaminan bagi masa depan mereka. Untuk mempelajari lebih lanjut, kunjungi www.Koperasi52.com, pelajari konsepnya dan daftarkan anak Anda, termasuk diri Anda dan semua keluarga dan teman Anda. Tetapi apabila Anda memiliki dana yang relatif besar, ada baiknya Anda membuka tabungan untuk kepentingan anak Anda di Simpanan Berjangka Sejahtera Prima milik SB Finance. Pelajari di www.tunjuk.in/simpanan.
Mari membangun kesejahteraan keluarga secara bersama-sama, tetapi terlebih penting membangun kebiasaan yang baik dan karakter yang baik dari anak-anak kita.
Robert Tampubolon
0 komentar:
Posting Komentar