Kamis, 01 September 2011

Kemiskinan dan Kredit Mikro

Jutaan orang termiskin di dunia, yang kebanyakan perempuan, adalah orang yang tidak mampu menyediakan kolateral yang dipersyaratkan sebagai jaminan untuk mendapatkan pinjaman konvensional dari lembaga keuangan seperti bank. Karena itu mereka biasa mencari pinjaman ke pihak lain seperti rentenir, kacuali ada lembaga penyalur kredit mikro yang berada di lingkungannya dan bersedia memberikan pinjaman mikro itu. Padahal pinjaman yang mereka butuhkan umumnya kurang dari Rp.1.000.000,-. Mereka adalah orang-orang yang memiliki semangat kewirausahaan yang masih dalam bentuk yang paling murni, yaitu sesuatu yang paling dasar.

Masalahnya pinjaman itu digunakan untuk usaha yang juga kecil dengan margin yang juga tidak terlalu besar, atau yang tidak bisa diperoleh dalam jangka waktu yang relatif singkat, seperti memelihara ternak, menenun kain, atau bertani. Apabila mereka meminjam dari rentenir dengan bunga pinjaman yang relatif tinggi, mereka tidak memiliki keuntungan yang cukup untuk diinvestasikan kembali ke dalam bisnis mereka, rumah mereka, dan anak-anak mereka. Tidak jarang mereka malah terlilit hutang yang tidak pernah bisa mereka lunasi, karena keuntungan mereka hanya bisa digunakan untuk membayar bunga pinjaman rentenir yang terkadang "mencekik leher.".

Dalam hal inilah mereka memerlukan pinjaman atau program pembiayaan dengan bunga yang relatif ringan.

Koperasi Lima Roti Dua Ikan mencoba mengekplorasi isu-isu kemiskinan dan memformulasi program pemberian kredit mikro kepada calon penerima berbagai pinjaman mikro, baik di kota-kota besar sampai ke desa-desa di Indonesia. Program kredit mikro ini memang tidak menjamin akan mampu mengurangi atau mengatasi masalah kemiskinan rakyat kecil umumnya, tetapi setidaknya ikut ambil bagian dalam mengatasi persoalan bangsa yang tidak pernah berakhir, yaitu KEMISKINAN.

Untuk itu kami membutuhkan keikutsertaan Anda yang jauh lebih beruntung dibandingkan mereka, yaitu dengan bergabung menjadi investor. Bagi yang memiliki hati dan visi sama silahkan klik Di SINI.



kredit kecil,kredit mikro,kemiskinan

0 komentar:

Posting Komentar